Rindu pada saya?
Oh tidak pun tidak mengapa.
Kerana rindu bukan harus dipaksa.
Kebahagian bukan harus dikejar.
Ia tercipta sendirinya.
Tuesday, September 7, 2010
Sunday, August 22, 2010
Friday, August 13, 2010
cinta
makan jadi lapar
tidur tak pejam
tak duduk diam
bosan selalu
tv macam haram
lagu hilang indah
kata tak terungkap
siput jadi laju
sejam macam sedetik
senyum kamu
jadi serabut jantung aku
kalau dah bercinta
tidur tak pejam
tak duduk diam
bosan selalu
tv macam haram
lagu hilang indah
kata tak terungkap
siput jadi laju
sejam macam sedetik
senyum kamu
jadi serabut jantung aku
kalau dah bercinta
Wednesday, August 11, 2010
Life
At age 4 success is not peeing in your pants .
At age 12 success is having friends .
At age 17 success is having a drivers license .
At age 20 success is having sex .
At age 35 success is having money .
At age 50 success is having money .
At age 60 success is having sex .
At age 70 success is having a drivers license .
At age 75 success is having friends .
At age 80 success is not peeing in your pants .
At age 12 success is having friends .
At age 17 success is having a drivers license .
At age 20 success is having sex .
At age 35 success is having money .
At age 50 success is having money .
At age 60 success is having sex .
At age 70 success is having a drivers license .
At age 75 success is having friends .
At age 80 success is not peeing in your pants .
:)
Dont go for someone you desire . but go for someone you deserve to have . not all you desire is good for you , but all you deserve is always be what's best for you
Tuesday, August 10, 2010
Insomnia
Bencinya aku pada situasi,
yang menghakis diri sedalam ini,
Semakin kucuba semakin kecewa,
Terlerai tujuan semakin merempan,
Ternyata aku gagal atasi diri,
Cukuplah sudah biarku tenang,
Cukuplah sudah beriku aman,
Aku makin lemah dalam jiwa yang lesu,
Mungkin terlebih bicara buatku layu,
Biarkan saja masa terus berlalu.
yang menghakis diri sedalam ini,
Semakin kucuba semakin kecewa,
Terlerai tujuan semakin merempan,
Ternyata aku gagal atasi diri,
Cukuplah sudah biarku tenang,
Cukuplah sudah beriku aman,
Aku makin lemah dalam jiwa yang lesu,
Mungkin terlebih bicara buatku layu,
Biarkan saja masa terus berlalu.
Wednesday, December 16, 2009
i'm wondering
siapa tuhanmu?
siapa nabimu?
sudah betulkah pertanyaannya seperti itu?
tidakkah itu mengingatkanmu suatu waktu
di masa kecilmu saat melihat anak-anak lain
masuk ruangan diajari berdoa dan bernyanyi?
kau heran mengapa tak ditanya siapa nama ibu
dan ayah yang menelantarkanmu di jalan raya
padahal kau lebih merindukan keduanya
melebihi apapun melebihi siapapun
jangan-jangan semuanya bersekongkol
hendak menyiksamu dalam rasa perih
dengan merahasiakan silsilahmu?
siapa saudaramu?
kau menunjuk teman-temanmu
orang-orang melata itu
yang tawa paling riangnya adalah tangis
paling haru
banyak yang tertawa pada caramu menjawab
tetapi kau memang polos sekali
dan itulah kau, ikut tertawa pula
karena mereka memang senang
didustai—dan terutama mendustai
apa kitabmu?
ke mana kiblatmu?
kau tak perlu menjawabnya
ya, kau ingin tidur saja
tanpa diganggu mimpi buruk
tentang abjad dan arah
ketahuilah ada orang lain
bertanggungjawab
atas kepolosanmu
atas kebodohanmu
namun mereka tidak mau
memikirkanmu
sedang sibuk, kata mereka
maka berbaringlah saja
tak perlu repot menjawab
hingga kau dengar ada suara
yang sungguh-sungguh bertanya
mengapa kau diam?
siapa nabimu?
sudah betulkah pertanyaannya seperti itu?
tidakkah itu mengingatkanmu suatu waktu
di masa kecilmu saat melihat anak-anak lain
masuk ruangan diajari berdoa dan bernyanyi?
kau heran mengapa tak ditanya siapa nama ibu
dan ayah yang menelantarkanmu di jalan raya
padahal kau lebih merindukan keduanya
melebihi apapun melebihi siapapun
jangan-jangan semuanya bersekongkol
hendak menyiksamu dalam rasa perih
dengan merahasiakan silsilahmu?
siapa saudaramu?
kau menunjuk teman-temanmu
orang-orang melata itu
yang tawa paling riangnya adalah tangis
paling haru
banyak yang tertawa pada caramu menjawab
tetapi kau memang polos sekali
dan itulah kau, ikut tertawa pula
karena mereka memang senang
didustai—dan terutama mendustai
apa kitabmu?
ke mana kiblatmu?
kau tak perlu menjawabnya
ya, kau ingin tidur saja
tanpa diganggu mimpi buruk
tentang abjad dan arah
ketahuilah ada orang lain
bertanggungjawab
atas kepolosanmu
atas kebodohanmu
namun mereka tidak mau
memikirkanmu
sedang sibuk, kata mereka
maka berbaringlah saja
tak perlu repot menjawab
hingga kau dengar ada suara
yang sungguh-sungguh bertanya
mengapa kau diam?
Subscribe to:
Posts (Atom)
